Kehadiran e-commerce saat ini bukan hanya sekedar trend bisnis, tetapi sudah menjadi suatu kebutuhan pasar/konsumen. Untuk itu diperlukannya jasa yang menangani masalah-masalah e-commerce. Namun jasa e-commerce saat ini belum menunjukkan hasil yang maksimal karena ada banyak kendala baik perkembangan teknologi, kurangnya pemahaman dan pengetahuan, hingga terbatasnya sarana pendidikan. Untuk melakukan penanganan terhadap e-commerce, dapat dibantu seorang ahli ekonomi akuntansi yaitu auditor. Bantuan yang diberikan berkenaan dengan jaminan atas tingkat keamanan dan sistem transaksi berjalan dengan baik adalah audit e-commerce.
bagaimana penggunaan dan manfaat e-commerce dalam bisnis, yaitu :
Mendapatkan pelanggan baru.
Menarik konsumen untuk tetap bertahan.
Meningkatkan mutu layanan.
Melayani konsumen tanpa batas waktu.
Untuk pembayaran, e-commerce menyediakan banyak alternatif. Caranya adalah dengan terlebih dahulu mendaftar sebagai customer pada web tersebut. Pembeli yang telah mempunyai kartu kredit dapat menggunakan kartu tersebut untuk pembayaran. Selain kartu kredit, alternatif lainnya adalah dengan menggunakan e-cash. E-cash sebenarnya merupakan suatu account khusus untuk pembayaran melalui internet. Account tersebut dibuka dengan menggunakan kartu kredit yang dipunyai sebelumnya. Customer hanya perlu mengisi pada account e-cashnya untuk digunakan.
Alternatif lain dalam pembayaran di internet adalah dengan menggunakan smartcard. Di Singapura, smartcard dikenal dengan istilah cash card. Pemakaian smartcard ini hampir sama dengan pemakaian kartu ATM yang biasa dipakai untuk berbelanja, yaitu pada saat transaksi, uangnya didebet langsung dari account di bank.
Dalam mengimplementasikan e-commerce tersedia suatu integrasi rantai nilai dari infrastrukturnya, yang terdiri dari tiga lapis. Pertama, Insfrastruktur system distribusi (flow of good) kedua, Insfrastruktur pembayaran (flow of money) Dan Ketiga, Infrastruktur system informasi (flow of information). Dalam hal kesiapan infrastruktur e-commerce, kami percaya bahwa logistics follow trade, bahwa semua transaksi akan diikuti oleh perpindahan barang dari sisi penjual kepada pembeli. Agar dapat terintegrasinya system rantai suplai dari supplier, ke pabrik, ke gudang, distribusi, jasa transportasi, hingga ke customer maka diperlukan integrasi enterprise system untuk menciptakan supply chain visibility. Ada tiga factor yang patur dicermati oleh kita jika ingin membangun toko e-commerce yaitu : Variability, Visibility, dan Velocity
Security memegang peranan penting dalam e-commerce. Karena hanya dengan jaminan security m-commerce dapat dijamin cost effective sehingga layak untuk diselenggarakan. Elemen-elemen security yang perlu diperhatikan dalam e-commerce adalah sebagai berikut:
Authentikasi, yang memungkinkan pihak fasilitator pembayaran (antara lain institusi keuangan) untuk memastikan bahwa pihak yang menggunakan sitem pembayaran adalah pihak yang berhak.
Confidentiality, yang memastikan bahwa pihak lain yang tidak berhak tidak dapat mengakses data pembayaran.
Data Integrity, yang memastikan bahwa data pembayaran tidak berubah setelah pengguna menyetujui seluruh detail transaksi.
Non-repudiation, yang mengikat seluruh pihak yang terlibat sehingga tidak dapat menyangkal seluruh proses yang telah dilakukannya.
Kelebihan dari sistem e-commerce antara lain dapat mengurangi biaya pembuatan, pendistribusian, penyimpanan dan pencarian informasi serta memperluas market place perusahaan. Dilihat dari sisi konsumen, e-commerce dapat memberikan lebih banyak pilihan produk dari banyak vendor, melakukan transaksi selama 24 jam sehari dan memberi tempat untuk berinteraksi dengan pelanggan lain. Disamping itu, e-commerce juga memungkinkan orang untuk bekerja di dalam rumah dan tidak harus keluar rumah untuk berbelanja sehingga dapat mengurangi arus kepadatan lalu lintas serta mengurangi polusi udara.
Biaya yang tinggi dalam menarik pengunjung dan menciptakan pelanggan baru pada situs perdagangan o-line via internet menjadi perhatian yang cukup serius bagi para vendor-vendor ecommerce. Terutama dalam meningkatkan kesetiaan dari pelanggan yang sudah ada, sebab pelanggan yang setia lebih meningkatkan pendapatan dari vendor-vendor on-line ini.
Mengacu pada pembelian online di Amazon.com, dimensi kualitas pelayanan dicontohkan
sebagai berikut :
(1) Tangibles
Tampilannya rapi dan tersusun baik, ada catalog, mudah digunakan dan mudah dipahami.
(2) Reliability
Produk dikirim tepat waktu dan sesuai dengan pesanan.
(3) Responsiveness
Tersedia panduan yang membantu saat terjadi error dan memberitahukan pelanggan jika
pengiriman produk berlangsung sukses atau ada masalah.
(4) Assurance
Adanya layanan untuk mendampingi pelanggan dalam memasuki suatu proses dan juga adanya layanan tambahan seperti rekomendasi dari vendor.
(5) Empathy
Adanya personalized service, seperti personalized content, sambutan secara personal, dan email pribadi.
Daftar Pustaka
1. Majalah Teknologi, Jakarta, edisi November 2001.
2.http://scribd.com
3.Efraim Turban, Ephrain McLean, James Wetherbe, Information Technology For Management, John Wiley & Sons Inc, 2001.
4. www.openSSL.org
5. http://free.vlsm.org